7x Ceramide Formulated in Germany • Gentle care for sensitive skin, all ages

Baby Care5 menit2026-11-01

Gigitan Pinjal (Kutu Kucing) pada Bayi: Bentol Gatal Berderet di Kaki dan Cara Membasmi Sumbernya

Bentol gatal berderet di kaki bayi bisa jadi gigitan pinjal dari kucing atau anjing. Kenali ciri, penanganan di rumah, dan cara memutus siklusnya.

Gigitan Pinjal (Kutu Kucing) pada Bayi: Bentol Gatal Berderet di Kaki dan Cara Membasmi Sumbernya

Dinda (29) bangun pagi dan menemukan kaki putrinya yang berumur 10 bulan penuh bentol merah kecil. Polanya aneh: tiga titik berderet lurus di mata kaki kiri, dua kelompok lagi di betis. Dia sempat mengira itu gigitan nyamuk. Kamar sudah dipasangi kelambu, jadi dia curiga. Beberapa hari kemudian dia sadar, kucing kesayangan keluarga yang baru diadopsi dari pinggir jalan sering tidur di karpet tempat si kecil merangkak.

Orang tua jaman sekarang wajib tahu soal ini: hewan peliharaan di rumah bisa membawa pinjal, dan bayi yang masih merangkak di lantai adalah sasaran empuknya. Pinjal (flea) adalah serangga kecil tanpa sayap, panjangnya sekitar 2 sampai 3 milimeter, berwarna cokelat gelap, dan pandai melompat. Jenis yang paling sering ditemukan di rumah adalah pinjal kucing, Ctenocephalides felis, yang ternyata juga menggigit anjing dan manusia.

Seperti apa gigitan pinjal pada bayi

Ciri khasnya ada di pola. Gigitan pinjal biasanya muncul berkelompok, sering tiga titik berderet seperti garis, karena pinjal menggigit lalu berpindah sedikit dan menggigit lagi. Bentolnya kecil, merah, dan sangat gatal. Di tengah bentol kadang terlihat titik merah tua, bekas tusukan.

Lokasi favoritnya adalah bagian tubuh yang dekat lantai: pergelangan kaki, betis, dan punggung kaki. Pada bayi yang digendong atau tidur bersama hewan, gigitan bisa muncul di perut, pinggang, lengan, atau lipatan paha.

"Pada bayi, reaksinya sering lebih heboh dibanding orang dewasa. Bentolnya bisa membesar, kadang berisi cairan jernih seperti lepuh kecil, karena kulit bayi lebih reaktif terhadap air liur serangga," kata dr. Maya Kartikasari, SpA, dokter anak. Beliau menambahkan bahwa banyak orang tua baru menyadari penyebabnya setelah beberapa hari, ketika bentol terus bermunculan padahal kamar sudah bebas nyamuk.

Biar nggak salah sangka: bedakan dari gigitan lain

  • Nyamuk. Bentol biasanya tunggal dan acak, muncul di bagian kulit yang terbuka. Kalau muncul berderet dan di dekat mata kaki, curigai pinjal.
  • Kutu busuk. Juga berderet, tapi biasanya di bagian tubuh yang terbuka saat tidur seperti wajah, leher, dan lengan, dan bekas darah bisa tampak di sprei. Pembahasannya ada di artikel kami tentang gigitan kutu busuk pada bayi.
  • Kudis (skabies). Gatalnya paling parah di malam hari dan ada liang tipis di sela jari serta lipatan. Jika curiga, baca skabies pada bayi yang sering disangka eksim.

Petunjuk paling kuat tetap lingkungannya. Kalau ada kucing atau anjing di rumah, terutama yang baru dipungut atau sering keluar, pinjal patut dicurigai. Anjing atau kucing yang sering menggaruk, menggigiti bulu, atau punya butiran hitam kecil di bulunya (kotoran pinjal) adalah tanda tambahan.

Kenapa gatalnya begitu parah

Saat menggigit, pinjal menyuntikkan air liur yang mengandung protein asing. Sistem imun bayi bereaksi terhadap protein itu, dan hasilnya bentol yang gatal. Pada anak yang sering digigit, reaksinya bisa berubah menjadi benjolan gatal yang bertahan berminggu-minggu. Kondisi ini dikenal sebagai papular urticaria, dan sering dijumpai bersama prurigo strophulus pada anak.

Masalah terbesar bukan gigitannya, tetapi garukannya. Kuku bayi yang tajam bisa membuat kulit lecet, lalu bakteri masuk dan terjadi infeksi sekunder. Tanda-tandanya: area makin merah dan hangat, keluar nanah atau keropeng kuning kecokelatan, atau bentol berubah menjadi borok. Contohnya bisa dilihat di ektima pada anak setelah gigitan nyamuk digaruk.

Penanganan di rumah

  1. Cuci area gigitan dengan air bersih dan sabun bayi yang lembut, lalu keringkan dengan ditepuk.
  2. Kompres dingin selama 5 sampai 10 menit untuk meredakan gatal dan bengkak. Bungkus es dengan kain, jangan menempel langsung ke kulit bayi.
  3. Pelembap tanpa pewangi membantu menjaga kulit tidak makin kering dan gatal.
  4. Potong kuku bayi sependek mungkin. Pakaikan sarung tangan katun tipis saat tidur jika bayi tidak nyaman, tapi pastikan tidak terlalu ketat.
  5. Jangan oles obat gatal sembarangan. Krim steroid atau antihistamin untuk bayi sebaiknya hanya dipakai atas saran dokter, terutama di bawah usia 2 tahun.

Hindari minyak esensial, odol, atau ramuan yang dioles ke bentol. Kulit bayi yang sudah meradang justru mudah iritasi. Soal ini kami bahas lebih panjang di artikel minyak esensial yang dioles ke kulit bayi.

Yang paling penting: putus siklus pinjal

Mengobati bentol tanpa membasmi sumbernya akan sia-sia. Pinjal dewasa hanya sekitar 5 persen dari populasi di rumah. Sisanya berupa telur, larva, dan kepompong yang bersembunyi di karpet, sofa, dan celah lantai. Kepompongnya bisa bertahan berbulan-bulan lalu menetas ketika merasakan getaran dan panas tubuh.

Langkah yang perlu dilakukan:

  • Bawa hewan peliharaan ke dokter hewan dan minta obat pinjal yang sesuai jenis, umur, dan berat badannya. Jangan memakai produk anjing untuk kucing, karena beberapa kandungannya beracun bagi kucing.
  • Jangan pernah mengoleskan obat pinjal hewan ke bayi, dan jauhkan bayi dari hewan yang baru saja diobati sampai produknya kering.
  • Cuci sprei, selimut, dan alas tidur hewan dengan air panas minimal 60 derajat Celsius, lalu jemur sampai benar-benar kering.
  • Vakum karpet, sofa, dan pinggiran lantai setiap hari selama dua minggu. Buang isi kantong penyedot debu ke luar rumah dalam kantong plastik tertutup.
  • Batasi akses hewan ke kamar bayi selama proses pembasmian.
  • Jika infestasi berat, minta bantuan jasa pest control, dan bicarakan dulu produk apa yang akan dipakai agar aman untuk bayi.

Prosesnya biasanya butuh 3 sampai 4 minggu. Gigitan baru masih bisa muncul beberapa hari setelah kucing diobati, karena pinjal dari kepompong terus menetas.

Kapan harus ke dokter

Segera periksakan bayi bila ada salah satu tanda berikut:

  • Umur bayi di bawah 3 bulan dan ada bentol yang tidak jelas penyebabnya.
  • Demam, bayi rewel hebat, atau tidak mau menyusu.
  • Kemerahan menyebar, terasa panas, atau keluar nanah.
  • Bentol makin banyak meski rumah sudah dibersihkan, atau berubah menjadi lepuh besar.
  • Wajah atau bibir bengkak, sesak napas, atau muncul biduran di seluruh tubuh. Ini bisa menandakan reaksi alergi dan perlu penanganan darurat.

Pinjal juga sesekali membawa cacing pita anjing dan kucing. Bayi bisa tertular kalau tanpa sengaja menelan pinjal, misalnya saat merangkak lalu memasukkan tangan ke mulut. Kasusnya jarang, tapi alasan lain untuk menjaga lantai tempat bayi bermain tetap bersih.

Ringkasnya

Bentol gatal berderet di kaki bayi yang tinggal serumah dengan kucing atau anjing hampir selalu patut dicurigai sebagai gigitan pinjal. Kulitnya diredakan di rumah, sumbernya dibasmi lewat dokter hewan dan kebersihan rumah, dan bayinya dibawa ke dokter bila muncul tanda infeksi atau alergi. Kucing tidak perlu dibuang. Cukup pastikan dia bebas pinjal.

Artikel ini bersifat informasi umum dan bukan pengganti pemeriksaan dokter.

Butuh Rekomendasi Produk?

Tim kami bisa bantu cari produk NeoCare yang paling cocok untuk kulit keluarga Anda.

Konsultasi via WhatsApp

Produk Terkait

Artikel Terkait