Kacamata Anak Bikin Lecet di Pangkal Hidung dan Ruam di Belakang Telinga: Nikel, Pad Hidung, dan Ukuran Bingkai
Dua minggu setelah mendapat kacamata minus pertamanya, Dimas (9 tahun) pulang sekolah dengan dua garis merah di kiri dan kanan pangkal hidung. Ibunya, Sinta, mengira itu bekas tekanan biasa. Tetapi garisnya tidak hilang di pagi hari, kulit di bawahnya mulai mengelupas halus, dan Dimas bilang hidungnya gatal setiap kali kacamata dipakai lebih dari dua jam.
Cerita seperti ini umum di ruang periksa dokter anak dan dokter kulit. Kacamata menempel di kulit wajah selama belasan jam sehari, di titik yang sama, dalam cuaca panas dan lembap. Wajar kalau kulit anak, yang lapisan pelindungnya lebih tipis daripada orang dewasa, ikut memberi tanda.
Tiga Penyebab yang Paling Sering
1. Tekanan dan gesekan. Bingkai yang terlalu sempit atau pad hidung yang terlalu rapat menekan kulit di satu titik. Hasilnya kemerahan yang menetap, kulit mengilap lalu mengelupas, dan pada kasus yang lebih berat lecet. Gagang yang menekan tulang di belakang telinga memberi pola serupa. Anak yang aktif bergerak membuat gesekan makin sering.
2. Keringat dan minyak yang terperangkap. Pad hidung dan ujung gagang menyimpan keringat, sebum, serta sisa pelembap atau tabir surya. Campuran itu lembap sepanjang hari dan membuat kulit mudah iritasi. Bintil kecil mirip biang keringat atau komedo bisa muncul di area kontak, terutama di pipi bagian atas dan sisi hidung.
3. Alergi kontak terhadap bahan bingkai. Ini penyebab yang paling sering terlewat. Nikel pada bingkai atau engsel logam dapat memicu dermatitis kontak alergi: ruam merah, gatal, kadang bersisik atau berair, persis di tempat logam menyentuh kulit. Pad hidung dari bahan tertentu, karet pada tali kacamata olahraga, atau bahan plastik dan pewarnanya juga bisa menjadi pemicu pada anak yang sensitif.
Di Uni Eropa, kacamata yang menyentuh kulit lama termasuk barang yang dibatasi pelepasan nikelnya, karena kontak berulang dengan logam ini diketahui menyensitisasi kulit. Di Indonesia, anak yang sudah pernah bereaksi pada kancing celana, anting, atau jam tangan lebih mungkin bereaksi pula pada bingkai logam. Pola yang sama kami bahas di artikel alergi nikel pada kancing baju bayi dan ruam di pergelangan tangan karena jam tangan pintar.
Cara Membedakan Tekanan, Iritasi, dan Alergi
Tidak ada satu tanda yang pasti, tetapi polanya memberi petunjuk:
- Tekanan: kemerahan berbentuk garis atau lonjong persis di titik tumpu, tidak gatal, membaik dalam beberapa jam setelah kacamata dilepas.
- Iritasi keringat: kulit di sekitar pad lembap, kemerahan tipis, kadang bintil kecil, membaik setelah dibersihkan dan dikeringkan.
- Alergi kontak: gatal, ruam yang makin jelas dari hari ke hari, kadang melebar sedikit melewati batas bingkai, dan tidak mereda hanya dengan melepas kacamata beberapa jam.
Satu petunjuk lain: kalau ruam hanya muncul di sisi tempat engsel atau bagian logam menyentuh kulit, curigai nikel. Kalau ruam mengikuti bentuk pad hidung, curigai pad atau penumpukan keringat.
Langkah di Rumah
- Cek ukuran. Kacamata yang pas tidak meninggalkan bekas dalam pada kulit setelah dilepas, tidak melorot saat anak menunduk, dan gagangnya tidak menjepit kepala. Anak tumbuh, jadi ukuran perlu dicek ulang di optik setiap beberapa bulan.
- Minta penyesuaian pad hidung. Banyak bingkai punya pad yang bisa digeser atau diganti. Pad silikon lunak yang bersih biasanya lebih nyaman daripada pad keras yang menekan.
- Bersihkan kacamata setiap hari. Cuci bingkai, pad, dan gagang dengan air dan sabun cair lembut, bilas, lalu keringkan dengan kain bersih. Sebum yang menempel di pad membuat kulit terus lembap.
- Beri jeda. Kalau anak bisa melepas kacamata sebentar saat istirahat sekolah, kulit punya waktu kering. Hal ini hanya berlaku bila dokter mata tidak melarang.
- Rawat kulit setelah kacamata dilepas. Bersihkan wajah dengan air dan pembersih lembut, lalu oles pelembap tipis tanpa pewangi. Hindari menaruh krim tebal tepat di titik tumpu saat kacamata dipakai karena kacamata jadi licin dan bergeser.
- Jangan mengoles obat sisa. Salep steroid milik orang dewasa tidak boleh dipakai di wajah anak tanpa anjuran dokter.
Bila dicurigai alergi nikel, pertimbangkan bingkai berbahan plastik asetat, titanium murni, atau bingkai logam yang pelepasan nikelnya rendah. Beberapa optik juga menyediakan tes cepat untuk memeriksa pelepasan nikel pada logam, walau hasil dari tes kulit di dokter tetap yang paling bisa diandalkan. Sebelum mencoba produk perawatan baru di area yang sensitif, ikuti dulu panduan patch test skincare bayi dan anak.
Selama bingkai belum diganti, lapisan cat kuku bening di bagian logam yang menyentuh kulit kadang disarankan sebagai penutup sementara. Efeknya tidak tahan lama karena lapisan itu cepat terkelupas, jadi anggap ini penyangga bukan solusi.
Kapan Perlu ke Dokter
Kemerahan ringan biasanya membaik dalam seminggu setelah ukuran dan kebersihan diperbaiki. Periksakan anak bila:
- lecet bernanah, bengkak, terasa hangat, atau berkerak kuning
- ruam menyebar ke kelopak mata, pipi, atau telinga di luar area kontak
- gatal hebat atau kulit berair, terutama bila berulang tiap kacamata dipakai
- kulit di titik tumpu menggelap atau menebal dan tidak pulih berminggu-minggu
- mata ikut merah, perih, atau berair
Dokter kulit dapat membedakan iritasi dan alergi, dan bila perlu menyarankan uji tempel untuk memastikan pemicunya. Jangan menghentikan kacamata sendiri tanpa bicara dengan dokter mata, karena anak dengan minus yang tidak dikoreksi bisa mengalami gangguan belajar dan sakit kepala.
Kacamata Baru Dimas
Sinta membawa Dimas kembali ke optik. Pad hidung yang keras diganti dengan pad silikon, gagang dilonggarkan sedikit, dan ia mulai mencuci kacamata setiap malam. Ia juga menyimpan dua pasang lap mikrofiber bersih di tas sekolah. Garis merah di hidung Dimas memudar dalam sepuluh hari, dan keluhan gatalnya berhenti setelah pad diganti. Kacamata tetap dipakai seperti biasa. Yang berubah hanya titik sentuhnya.



